Sejarah Perkembangan Televisi (TV) Sampai Sekarang

Televisi atau yang kita kenal dan kita sebut sebagai TV (baca :tivi) adalah sebuah media informasi dan hiburan paling populer yang ada di akhir abad 20 hingga saat ini. Walaupun saat ini teknologi Internet menjadi sebuah hal yang sudah dapat menjangkau berbagai kalangan masyarakat, sehingga orang menerima informasi sekarang ini lebih banyak lewat internet. Seperti yang ada di beberapa situs berita dan Youtube. Bahkan sudah ada istilah yang sering didengar sekarang ini yaitu “Youtube lebih dari TV”.

Istilah tersebut merujuk pada Youtube yang telah menjadi sebuah sumber informasi populer saat ini, akibat era Internet. Namun, televisi juga masih menjadi pilihan yang digunakan oleh banyak orang dalam media Informasi serta hiburan yang interaktif. Terlepas dari perannya sekarang ini, Televisi ternyata sudah ada dan memiliki Sejarah panjang sebelum dapat dinikmati sampai sekarang.

Sejarah Perkembangan Televisi (TV) Sampai Sekarang

Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai sebuah penerima dari siaran gambar bergerak dengan suara. Televisi sekarang sudah menjadi barang yang wajib untuk dimiliki oleh setiap kalangan sampai. Sampai ke daerah pelosok negeri sekarang ini telah mengenal media yang satu ini, karena televisi menjadi media komunikasi yang memiliki jangkauan cukup luas. Fungsi dari Televisi juga sangat beragam, seperti sebagai sumber informasi, kontrol sosial, media edukasi, sampai sebuah media hiburan.

Perkembangan Televisi pun dari dulu hingga sekarang ini sudah berkembang sangat pesat. Teknologi yang telah digunakan pada televisi saat ini sudah berbeda jauh dengan televisi yang ada pada saat pertama kali ditemukan, meskipun memiliki sebuah metode dasar yang sama. Berikut ini akan dibahas perkembangan televisi dari masa ke masa.

Sejarah Awal Televisi

Sebelum dikembangkannya televisi di dunia, dahulu sebuah media Informasi dan hiburan disampaikan melalui Radio. Namun kelemahan radio yang hanya dapat berkirim suara dan range frekuensi yang sangat kecil. Maka para ilmuwan kemudian berpikir bagaimana Caranya agar selain dapat berkirim sebuah gambar, Informasi juga nantinya akan dapat ditampilkan dalam bentuk gambar atau dalam bentuk Visual. Seorang Operator telegram yang berasal dari norwegia bernama Joseph May pada tahun 1873 kemudian menemukan bahwa cahaya dapat mempengaruhi resistansi elektris dan selenium. Joseph May juga mempunyai sebuah gagasan bahwa cahaya ternyata juga dapat diubah menjadi arus listrik dalam fotosel selenium.

Bersama dengan Temannya Willoughby Smith, Joseph kemudian melakukan penelitian dan saat itu melaporkannya pada Journal of The Society of Telegraph Engineers. Gagasan Joseph May saat itu merupakan awal dari terciptanya teknologi perekam gambar. Tahun 1876, George Carey, mulai mengembangkan penelitian yang di dasari dari Joseph dan kemudian berhasil menemukan selenium kamera yang membuat orang dapat melihat sebuah visualisasi dari gelombang listrik.

Tahun 1884, seorang ilmuwan yang berasal dari jerman bernama Paul Nipkov berhasil mengirim sebuah gambar elektronik dalam kepingan logam dengan sebuah resolusi 18 baris. Tahun 1897, Karl Ferdinand Braun kemudian menemukan sebuah Tabung sinar Katoda atau CRT (Chatode Ray Tube) yang menjadi sebuah dasar televisi tabung.

Tabung CRT

Istilah Televisi pun saat itu dipopulerkan oleh Constatin Persky pada tahun 1900 pada sebuah acara International Congres Of Electricity yang di lakukan di Prancis. Televisi yang saat itu berasal dari 2 bahasa berbeda. Tele yang berasal dalam bahasa Yunani berarti adalah jauh, dan Vision dalam bahasa Inggris yang berarti adalah sebuah gambar. Sehingga Television Berarti sebuah gambar yang dapat dikirim dari jarak yang cukup jauh.
Perkembangan Televisi

Televisi kemudian diperkenalkan secara umum oleh seorang Ilmuan yang berasal dari Skotlandia bernama Jhon Logie Baird. Jhon kemudian membuat Televisi mekanik dengan memiliki cara kerja memindai sebuah gambar dan menghasilkan sebuah sinyal video melalui sebuah cakram berputar dan juga cakram berlubang. Jhon melakukan sebuah demonstrasi publik dari televisi hidup dengan cara menciptakan sebuah gambar dengan pemindaian elektronik.

Pada tahun 1924, Jhon kemudian berhasil mengirimkan sebuah gambar berkedip dalam jarak 10 kaki dan pada tahun berikutnya berhasil menangkap gambar Televisi dengan menggunakan Cahaya bayangan. Sebelum Itu, Tahun 1923 seorang ilmuan yang bernama Vladimir Kosma Zworykin mendaftarkan namanya untuk sebuah penemuan Kinescope, Televisi Tabung pertama yang ada di dunia.

  • Jhon Logie Baird kemudian mengembangkan televisi mekanik yang diciptakannya pada tahun 1927 dan kemudian ia mulai mengirim saluran telepon panjang antara London dan juga Glasgow yaitu dengan jarak 488 mil. Televisi yang diproduksi secara Massal oleh Jhon yaitu pada tahun 1929. Sampai dengan tahun 1937 Stasiun TV dan Radio BBC menggunakan perusahaan milik Jhon Logue Baird untuk melakukan sebuah siaran Televisi Mereka.
  • Tahun 1927, Seorang Pemuda yang berasal dari Amerika Bernama Philio T Farnsworth, ia berhasil mengembangkan televisi modern pertamanya yaitu pada usianya masih 21 tahun. Philio memiliki sebuah gagasan tentang “Image Dissector Tube” dan menjadi sebuah dasar kerja yang dilakukan oleh Televisi.
  • Tahun 1940, Peter Goldmark berhasil menciptakan sebuah televisi berwarna untuk pertama kali dengan Resolusi 343 garis.
  • Tahun 1958, Dr. Glenn Brown menulis sebuah karya ilmiah yang berisikan Tentang Liquid Crystal Display atau yang dikenal dengan nama (LCD).
  • Tahun 1964, Donald Bitzer menciptakan sebuah Prototype Sel tunggal Display Televisi Plasma dan kemudian dilanjutkan oleh Larry weber.
  • Tahun 1967, James Fergasson yang berhasil menemukan sebuah teknik dengan nama “twisted nematic” sehingga dapat membuat sebuah layar LCD yang lebih Praktis.
  • Tahun 1968, George Heilmeier bersama dengan Lembaga RCA memperkenalkan sebuah Layar LCD.
  • Tahun 1975, larry weber menjadi seseorang yang berhasil mengembangkan temuan Donald Bitzer dengan membuat sebuah layar Plasma Berwarna.
  • Tahun 1979, Para Ilmuan yang berasal dari KODAK berhasil menciptakan sebuah tampilan jenis baru bernama Organic Light Emitting Diode (OLED). Sebelum hal tersebut dilakukan , Light emitting diode telah ditemukan oleh 3 ilmuwan asal jepang. Sementara itu Walter Spear dan juga Peter Le Comber membuat sebuah display LCD dari bahan thin film transfer yang saat itu lebih ringan.
  • Tahun 1981, Stasiun TV NHK asal Jepang mendemonstrasikan Teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis. Tahun 1987, KODAK kemudian mematenkan teknologi OLED sebagai sebuah peralatan display.

Pada tahun 1995, Proyek dari layar Plasma Larry weber selesai dan kemudian membuat layar plasma menjadi lebih stabil dan juga memiliki cahaya dan kualitas yang lebih cemerlang. Larry mengadakan sebuah riset dengan dana 26 juta dolar yang saat itu didanai Matsushita.
Era 2000 sampai dengan sekarang Perusahaan TV lainya ikut mengembangkan teknologi temuan mereka sebelumnya dan produksi TV sudah dilakukan di seluruh Dunia sampai saat ini

Demikian itulah perkembangan dari penemuan televisi hingga sekarang ini. Televisi telah mengalami banyak sekali perkembangan di dunia setelah penemuannya. Banyak penemuan yang dilakukan oleh para ilmuwan, sehingga pada akhirnya menciptakan teknologi televisi yang saat ini sudah semakin canggih. Walaupun televisi sekarang ini sebagian sudah ditinggalkan untuk sarana informasi, karena adanya informasi dari internet yang lebih mudah. Tapi bagai banyak orang televisi masih sangat berguna untuk saran informasi dan juga hiburan.